Laman

Kamis, 05 April 2012

Teknik Memancing di Pinggir Laut


Banyak pemancing yang melihat memancing di laut dari satu sisi saja yaitu biaya yang tinggi. Kalau melihat banyaknya ikan yang diburu pasti yang berada di tengah lautan dan mesti dijangkau dengan menggunakan perahu atau kapal memancing yang memerlukan biaya tidak sedikit. Oleh karena itu alternative kedua jika kita tidak bisa pergi ke tengah laut adalah dengan memancing di pinggir laut.

Memancing di pinggir laut ini sangat menguntungkan, jika cuacanya sedang bagus maka ikan-ikan seperti kakap putih, barakuda, kuwe lilin, kakap merah bahkan tenggiri bisa tertangkap oleh kail para pemancing.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memancing di pinggir laut. Teknik umum yang biasa digunakan adalah memancing pasiran/surfcasting, dengan menggunakan joran yang memiliki panjang minimal 2,5 meter hingga 4,5 meter dipadukan dengan ril yang dapat menampung senar sebanyak minimal 250 meter dengan ketebalan senar minimal 0,30 mm dijadikan piranti andalan untuk melontarkan umpan ke tengah laut.

Umpan yang mudah diperoleh dan banyak digunakan adalah udang, baik itu kondisi hidup atau mati. Udang mati pun bisa menjadi umpan dengan mengupas kulitnya lebih dulu dan menutup kail dengan udang tersebut. Teknik lainnya yang kini mulai digunakan pemancing adalah teknik casting, yaitu teknik memancing dengan menggunakan umpan tiruan yang berbentuk ikan sungguhan, dengan begitu umpan tiruan dapat bergerak layaknya ikan sungguhan. Buatlah rangkaian pancingdi ujung senar dengan pemberatdan lemparkan umpan ke titik yang anda inginkan.

Janganlah berpikir bahwa memancing di laut itu memancing yang mahal, cari alternative lain bagaimana memburu ikan-ikan di laut yang banyak jenisnya dan berbiaya murah tentunya. Selamat berburu dan SALAM STRIKE !!